Text
Penerapan model pembelajaran based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas X KKBT 2 SMK Negeri 4 Pekanbaru
ELVI HIDAYATI, S.Pd, M.Si, 2020. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X KKBT 2 SMK NEGERI 4 PEKANBARU
Penelitian tindakan kelas dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik kelas X KKBT 2 SMK Negeri 4 Pekanbaru” dilatarbelakangi oleh persentase kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik X Kria Kreatif Batik dan Tenun (KKBT) 2 SMK Negeri 4 Pekanbaru yang masih rendah. Dari hasil analisis pre test yang dilakukan di kelas X KKBT 2 kurang dari 40% peserta didik mampu menjawab soal pemecahan masalah dengan runtut dan benar dan sisanya tidak menunjukkan adanya kemampuan pemecahan masalah yang baik. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di kelas X KKBT 2, peneliti menemukan permasalahan pembelajaran yang perlu diperbaiki. Adapun permasalahan yang dimaksud adalah keengganan peserta didik untuk berusaha mengerjakan tugas secara mandiri, tidak menyimak pembelajaran dengan baik sehingga pemahaman konsep dalam diri kurang, tidak mampu menganalisis soal yang berbeda dari contoh yang diberikan, dan tidak mampu memodelkan permasalahan kontekstual berupa soal cerita menjadi model matematika.
Penelitian ini melakukan suatu perbaikan agar peserta didik aktif dalam pembelajaran dan tertarik untuk berkomunikasi, mencerna, membentuk pengetahuannya sendiri, dan mengembangkan gagasannya dalam memecahkan masalah. Berdasarkan uraian tersebut, model Problem Based Learning (PBL) tepat digunakan untuk mendorong keaktifan siswa dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik.
Pembelajaran matematika dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik X KKBT 2 SMK Negeri 4 Pekanbaru akan menjadi fokus utama penelitian ini. Harapannya penelitian ini akan menjadi masukan sekaligus alternative dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SMK Negeri 4 Pekanbaru. Begitu pula sebagai landasan pada penelitian selanjutnya.
Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya memiliki empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun subjek penelitian adalah peserta
didik kelas X KKBT 2SMK Negeri 4 Pekanbaru yang berjumlah 36 orang. Instrumen pengumpulan data yang akan digunakan adalah lembar penilaian yang mengacu pada indicator masing-masing kompetensi dan lembar penilaian kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik.
Setelah pelaksanaan penelitian diketahui bahwa terdapat proses perbaikan dengan ditunjukkannya adanya peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematika peserta didik sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan. Hal ini dapat diamati dari aktivitas guru dan peserta didik yang semakin sesuai dengan perencanaan pada setiap pertemuan. Peningkatan dapat pula diamati melalui hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Hal ini ditunjukkan dari jumlah siswa yang mencapai skor dasar sebelum tindakan adalah 10 orang dan meningkat pada siklus I menjadi 18 orang keumdian meningkat kembali pada siklus II sebanyak 25 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh positif pada pembelajaran matematika dengan materi pokok Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di kelas X KKBT 2 SMK Negeri 4 Pekanbaru tahun pelajaran 2019/2020.
Penelitian ini hanya difokuskan pada kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik, peneliti menyarankan agar peneliti lainnya dapat meneliti dengan focus kemampuan yang berbeda, seperti kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikasi, representasi matematika, maupun kemampuan-kemampuan lainnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain