Text
Laskar Pelangi
Novel Laskar Pelangi, novel yang sangat inspiratif bagi yang punya kemampuan rasa buat menangkapnya, maav mas Andrea, karena aku telah membantu melengkapi 10 bab terakhir yang tidak kutemukan potongan sambungannya di internet, itupun dengan bantuan OCR nya Microsoft Office, jadi maklumin saja kalo ada huruf-huruf yang tidak semestinya tercetak, itu bukan disengaja, tapi karena kemampuan baca OCR-nya yang mungkin kurang sempurna, thanks buat Caslovb yang udah capek-capek ngetik sampe bab 20, juga thanks buat somebody yang udah ngetik bab 21 ampe 24. Buat mas Andrea Hirata, makasih.. Seandainya ada pembaca yang terinspirasi dari novel gratis ini, semoga pahalanya jadi amal jariah buat anda. Buat pembaca budiman yang punya apresiasi bagus atas novel versi gratis ini, belilah novel aslinya, untuk koleksi pribadi atau “kado” buat orang-orang yang menurut anda perlu juga dapat inspirasi dari novel ini.. “Atau sekurang-kurangnya anjurkanlah mereka untuk membeli dan membacanya..” Buat jeyek di fkunri , titik dua -p
Adef may 08
Pujian untuk Laskar Pelangi Pujian untuk Laskar Pelangi Pujian untuk Laskar Pelangi Pujian untuk Laskar Pelangi
“Saya larut dalam empati yang dalam sekali. Sekiranya novel ini difilmkan, akan dapat membangkitkan ruh bangsa yang sedang mati suri.” --Ahmad Syafi’I Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah
“Ramuan pengalaman dan imajinasi yang menarik, yang menjawab inti pertanyaan kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan sederhana, kendala, dan kualitas pendidikan.” --Sapardi Djoko Damono, sastrawan dan guru Besar Fakultas Ilmu Budaya UI
“Cerita Laskar Pelangi sangat inspiratif. Andrea menulis sebuah novel yang akan mengobarkan semangat mereka yang selalu dirundung kesulitan dalam menempuh pendidikan.” --Arwin Rasyid, Dirut Telkom dan Dosen FEUI.
3 Laskar Pelangi
“Inilah cerita yang sangat mengharukan tentang dunia pendidikan dengan tokoh-tokoh manusia sederhana, jujur, tulus, gigih, penuh dedikasi, ulet, sabar, tawakal, takwa, [yang] dituturkan secara indah dan cerdas. Pada dasarnya kemiskinan tidak berkorelasi langsung dengan kebodohan atau kegeniusan. Sebagai penyakit sosial, kemiskinan harus diperangi dengan metode pendidikan yang tepat guna. Dalam hubungan itu hendaknya semua pihak berpartisipasi aktif sehingga terbangun sebuah monumen kebajikan di tengah arogansi uang & kekuasaan materi.” --Korrie Layun Rampan, sastrawan dan Ketua Komisi I DPRD Kutai Barat “Di tengah berbagai berita dan hiburan televisi tentang sekolah yang tak cukup memberi inspirasi dan spirit, maka buku ini adalah pilihan yang menarik. Buku ini ditulis dalam semangat realis kehidupan sekolah, sebuah dunia tak tersentuh, sebuah semangat bersama untuk survive dalam semangat humanis yang menyentuh.” --Garin Nugroho, sineas.
“Andrea Hirata memberi kita syair indah tentang keragaman dan kekayaan tanah air, sekaligus memberi sebuah pernyataan keras tentang realita politik, ekonomi, dan situasi pendidikan kita. Tokoh-tokoh dalam novel ini membawa saya pada kerinduan menjadi orang Indonesia…. A must read!!!” --Riri Riza, sutradara
“Sebuah memoar dalam bentuk novel yang sulit dicari tandingannya dalam khazanah kontemporer penulis kita.” --Akmal Nasery Basral, jurnalis-penulis
| N 119 | 813 AND l | Tersedia - Bahasa Indonesia |
Tidak tersedia versi lain