Text
Goresan tinta kehidupan
Namo Buddhaya, Hari Tri Suci Waisak merupakan salah satu momen penting bagi umat Buddha, karena pada waktu inilah kita semua berkumpul bersama memperingati tiga peristiwa penting yakni pertama lahirnya Pangeran Siddharta, kedua pertapa Gotama mencapai penerangan sempurna dan terakhir Sang Buddha mencapai parinibbana. Dalam merayakan peringatan hari Tri Suci Waisak, umat Buddha biasanya mengembangkan cinta kasih dengan cara membantu orang-orang yang membutuhkan, melepas hewan (fangsen) seperti ikan dan burung sebagai simbol cinta kasih dan penghargaan terhadap lingkungan serta merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan apakah baik atau buruk sehingga diharapkan di masa mendatang tidak mengulangi perbuatan yang buruk yang dapat merugikan. Pada kesempatan ini, Free Book Insight Vidyasena Production menerbitkan buku yang berjudul “Goresan Tinta Kehidupan”. Buku ini berisi mengenai kumpulan 108 perenungan hidup yang ditulis oleh Bhikkhu Khemadhiro. Kalimat perenungan yang ada di dalam buku ini dapat
x
memberikan semangat motivasi untuk kita agar kita dapat menjalani hidup dengan lebih baiklagi. Penerbit menyampaikan terimakasih kepada Bhikkhu Khemadhiro yang telah membagikan pengalaman hidupnya yang ditulis dalam bentuk perenungan seharihari. Dalam proses penerbitan buku ini, penerbit juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para donatur karena dengan kebaikan para donaturlah maka buku ini dapat diterbitkan. Kritik, saran dan masukan sangat kami harapkan dan akan menjadi semangat buat kami untuk memberikan yang lebih baik lagi pada penerbitan buku selanjutnya, Terima kasih dan selamat membaca.
| N 114 | Tersedia - Bahasa Indonesia |
Tidak tersedia versi lain